Said Didu Bilang Prabowo Tidak Tunduk Lagi ke Jokowi, Dian Sandi PSI Tuding Mulai Berhalusinasi

8 hours ago 3
Said Didu dan Dian Sandi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dian Sandi Utama, merespons pernyataan aktivis sosial Said Didu terkait isu Presiden Prabowo Subianto yang disebut tidak lagi tunduk kepada Presiden ke-7, Jokowi.

Dian mengatakan bahwa narasi yang dibangun Said Didu tidak konsisten dan cenderung kontradiktif.

“Yang mengatakan tunduk dia (Said Didu). Yang mengatakan tidak tunduk juga dia,” ujar Dian di X @DianSandiU (15/2/2026).

Ia menegaskan, bahkan alasan-alasan yang menyertai tudingan tersebut juga berasal dari pihak yang sama.

“Yang memberikan alasan pun juga dia (Said Didu),” lanjutnya.

Dikatakan Dian, pernyataan tersebut menunjukkan inkonsistensi dalam membangun opini publik. Ia pun melontarkan sindiran tajam.

“Bapak (Said Didu) ini mulai berhalusinasi,” tudingnya.

Penilaian Pemerintah Dilihat dari Kinerja dan Programnya

PSI yang menjadikan Jokowisme sebagai ideologi Partai menganggap wacana soal relasi Prabowo dan presiden dua periode itu kerap digiring menjadi polemik politik yang tidak produktif.

Dian menekankan bahwa pemerintahan saat ini seharusnya dinilai dari kinerja dan program, bukan dari narasi spekulatif mengenai hubungan personal antartokoh.

Ia juga mengingatkan agar publik tidak mudah terpengaruh oleh opini yang dinilai tidak berbasis fakta yang jelas.

Said Didu: Prabowo Tidak di Bawah Bayang-bayang Jokowi

Said Didu, menilai Presiden Prabowo Subianto tidak berada di bawah bayang-bayang Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Pernyataan itu ia sampaikan dalam program Rosi yang tayang di KompasTV pada 12 Februari 2026 kemarin.

"Pak Prabowo memang kalau orang menyatakan bahwa dia tunduk sekali sama Pak Jokowi, saya menyatakan tidak. Jadi Pak Prabowo sekarang menuju menjadi dirinya sendiri," kata Said Didu.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Relationship |