PSM Makassar Alarm Zona Degradasi: Hadapi Jadwal Berat dan Tantangan Mental Super League 2025-2026

13 hours ago 1
Dewa United benamkan PSM Makassar 0-2 di Pare-pare. Vinicius Duarte dan Alex Martins cetak gol telat, Victor Luiz kartu merah menit 76.

FAJAR.CO.ID - PSM Makassar kini berada di ambang bahaya zona degradasi Liga Super 2025-2026 setelah menelan rentetan hasil negatif yang membuat posisi mereka merosot ke peringkat 13 klasemen dengan 23 poin. Tim berjuluk Juku Eja ini hanya berjarak tiga strip dari zona merah, yang menjadi ancaman serius bagi kelangsungan mereka di kompetisi musim ini.

Posisi PSM makin terancam setelah kekalahan menyakitkan 0-2 di kandang sendiri dari Dewa United pada pekan ke-21, yang berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Sabtu (14/2/2026). Gol dari Vinicius Duarte dan Alex Martins memastikan Dewa United mengamankan tiga poin penuh, menambah tekanan bagi PSM yang tengah terpuruk.

Rentetan Kekalahan dan Jadwal Berat Mengancam

PSM hanya mampu meraih satu kemenangan dari sembilan laga terakhir, dengan dua hasil imbang dan enam kekalahan, sebagian besar terjadi saat bermain di kandang sendiri. Sebelumnya, mereka sempat menempati posisi kedelapan, namun penurunan performa drastis membuat klub ini harus waspada menghadapi dua pertandingan berat berikutnya.

Dalam pekan 22, PSM akan bertandang ke Jakarta International Stadium untuk menghadapi Persija Jakarta pada Jumat (20/2/2026) pukul 21.30 WITA. Selanjutnya, pada pekan 23, mereka akan melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (25/2/2026) pukul 21.30 WITA. Duel melawan Persebaya sarat emosional karena PSM akan berhadapan dengan dua mantan pelatih mereka, Bernardo Tavares dan Paulo Renato, yang kini menangani Persebaya.

Pelatih Tomas Trucha Fokus Pemulihan Mental dan Jadwal Padat

Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, menegaskan pentingnya pemulihan mental tim untuk menghadapi jadwal super padat ke depan. Ia berharap libur yang akan datang dapat menyegarkan mental para pemain sehingga menghadapi lawan-lawan kuat tidak menjadi beban, melainkan motivasi.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Relationship |