Kapan Awal Ramadan 2026? Ini Informasi Resmi dari Kemenag

12 hours ago 4
Ilustrasi rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadan: Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Umat Islam di Indonesia saat ini tengah mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijiah atau 2026 masehi. Menjelang Ramadan itu, kini muncul pertanyaan soal kapan jatuhnya 1 Ramadan.

Terkait dengan penetapan 1 Ramadan 1447 H, umat Islam di Indonesia tetap berpotensi berbeda pandangan soal awal Ramadan 2026. Perbedaan itu tentu dianggap wajar dan perlu tetap dihormati.

Hal tersenit diungkapkan Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama, Arsad Hidayat. Dia mengatakan potensi perbedaan penetapan awal Ramadan di Indonesia merupakan hal yang wajar dan kerap terjadi, karena perbedaan metode penentuan awal bulan hijriah.

“Sebenarnya kalau berbeda itu biasa gitu, karena cara pandang kemudian cara penetapan dari ormas-ormas Islam tersebut tidak sama,” ujar Arsad di Jakarta, Selasa.

Metode Hisab dan Rukyatul Hilal

Ia menjelaskan, terdapat sejumlah pendekatan yang digunakan dalam penentuan awal Ramadan. Sebagian ormas Islam menggunakan metode hisab, sebagian menggunakan rukyatul hilal, sementara pendekatan terbaru mengacu pada konsep Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

“Kalau istilahnya Prof Thomas Djamaluddin (astronom BRIN) itu ada hilal global dan hilal lokal. Jelas kalau hilal lokal dengan hilal global, itu sudah pasti berbeda,” katanya.

Arsad menegaskan, pemerintah melalui Kementerian Agama memiliki mekanisme sidang isbat sebagai forum musyawarah untuk menyikapi perbedaan tersebut. Dalam sidang isbat, seluruh organisasi kemasyarakatan Islam diundang untuk menyampaikan pandangan masing-masing.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Relationship |