BKPRMI Sulsel Pacu Lahirnya Dai Cyber Andal, Fokus Cetak Pendakwah yang Melek Teknologi

13 hours ago 3
Silakwil BKPRMI Sulsel

Fajar.co.id, Gowa – Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Sulawesi Selatan menggelar pertemuan wilayah untuk memperkuat program dakwah digital.

Lewat Silaturahmi Wilayah (Silakwil) Terpadu di Batangkaluku, Gowa, pada 8 Februari 2026, organisasi ini mendorong lahirnya Dai Cyber, yaitu pendakwah yang piawai menyampaikan pesan Islam lewat platform digital.

Konsolidasi di Balai Batangkaluku

Acara yang berlangsung selama dua hari, 7-8 Februari, ini dihelat di Balai Besar Pelatihan Pertanian Batangkaluku. Tak sekadar kumpul-kumpul biasa, kegiatan yang digagas tiga lembaga internal BKPRMI Sulsel ini dihadiri perwakilan dari 15 kabupaten dan kota se-provinsi.

Menurut Ketua DPW BKPRMI Sulsel, Asri Said, momen ini dipakai untuk menyelaraskan visi sekaligus konsolidasi internal pengurus.

“Silakwil ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi gerakan, terutama dalam merespons tantangan dakwah di era digital,” tegas Asri.

Generasi Muda dan Tantangan Digital

Dialog kepemudaan dalam silakwil menghadirkan tiga pembicara: Prof. Munawir, AM. Iqbal Parewangi, dan Anshar Aminullah. Topiknya seputar peran pemuda Islam menjawab tantangan moral hingga kebangsaan. Prof. Munawir mengingatkan agar masjid tetap menjadi tempat pulang yang nyaman bagi generasi muda, di tengah arus perubahan yang kian deras.

Sementara Iqbal Parewangi bicara soal pengaruh algoritma di ruang digital. Ia mendorong pemuda Islam untuk beradaptasi dan menciptakan "mimbar maya" di media sosial.

“Pemuda Islam harus mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi dengan menghadirkan ‘mimbar maya’, yakni ruang dakwah di media sosial yang mampu menyampaikan gagasan dan nilai-nilai Islam secara kreatif dan relevan,” ujarnya.

Dari sisi lain, Anshar Aminullah mengamati perubahan selera dakwah. Gen Z dan Alpha, katanya, lebih suka konten yang sederhana, singkat, dan to the point. Hal ini jelas menuntut inovasi metode tanpa mengabaikan fondasi pembinaan yang sudah dibangun.

Komitmen Jangka Panjang: Dai Cyber dan Pembinaan

Di penghujung acara, Asri Said kembali menegaskan komitmennya. Program Dai Cyber akan jadi fokus utama ke depan. Tujuannya jelas: melahirkan dai muda yang tak hanya mumpuni secara ilmu dan spiritual, tapi juga lihai memanfaatkan teknologi untuk dakwah yang etis dan mencerahkan.

“Dan tidak kalah penting BKPRMI akan tetap konsisten membina generasi muda Islam baik di tingkat TKA/TPA maupun pemuda dan remaja masjid sebagai aset masa depan bangsa, sambil beradaptasi dengan perubahan pola konsumsi dakwah generasi muda,” tutupnya.

Jadi, selain merangkul teknologi, BKPRMI Sulsel tampaknya tak akan meninggalkan tugas utamanya: membina generasi muda dari tingkat paling dasar. Semua demi menjawab tantangan zaman yang terus berubah dengan cepat. (rls-sam/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Relationship |