Amien Rais
FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais, bicara mengenai pidato singkat Jokowi dalam forum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Makassar.
Amien menyebut, pidato Jokowi yang menyatakan akan bekerja mati-matian dan habis-habisan memenangkan PSI sarat dengan emosi negatif dan kegelisahan menghadapi akhir kekuasaan.
Pidato Jokowi di Rakernas PSI
“Saya bisa menyimpulkan pidato itu merupakan ekspresi kemarahan, kegundah gulanan, dan setengah keputusasaan Jokowi membayangkan akhir kehancurannya,” ujar Amien dikutip fajar.co.id, Minggu (8/2026).
Ia bahkan menyebut pidato tersebut berpotensi menjadi penampilan politik terakhir Jokowi di ruang publik.
“Pidato Jokowi yang akan bekerja mati-matian dan bekerja habis-habisan untuk memenangkan PSI dengan ekspresi marah itu mungkin merupakan pidato terakhir Jokowi,” lanjutnya.
Amien mengibaratkan momen tersebut sebagai the last hurrah atau luapan terakhir sebelum berakhirnya sebuah kekuasaan.
Awal Jokowi Mencalonkan Diri
Tidak berhenti di situ, Amien juga menyinggung motif awal Jokowi ketika mencalonkan diri sebagai presiden.
Ia menilai niat Jokowi sejak awal bukan untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.
“Tidak berlebihan bila saya simpulkan Jokowi yang dulu itu ingin jadi presiden memang niatnya, nawaitunya bukan untuk mengabdi pada bangsa dan negara, bukan. Tetapi untuk menggadaikan,” imbuhnya
Kata Amien, Indonesia digadaikan untuk kepentingan asing dan kepentingan pribadi.
“Menggadaikan Indonesia ke pihak asing dan asing, untuk membangun nepotisme laknat, dan untuk memecah belah bangsa, dan mengumpulkan uang haram sebanyak-banyaknya,” tegasnya.
Minta Prabowo Bersihkan klan Jokowi
Amien juga menyampaikan pesan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai, jika Prabowo ingin mengakhiri pengaruh Jokowi, langkahnya sangat mudah dilakukan.
“Nah sekarang kalau Presiden Prabowo mau mengakhiri dagelan dan sandiwara Jokowi alias Mulyono, sesungguhnya kelewat mudah kalau mau. Yaitu copot segera Kapolri Listyo Sigit,” ucapnya.
Amien menyebut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai figur kunci dalam menjaga pengaruh Jokowi.
“Begitu Listyo dicopot, Jokowi dalam bahasa Jawa akan ngeregeli. Listyo adalah skrup besar dan penting buat Jokowi,” lanjutnya.
Ditekankan Amien, Presiden Prabowo untuk menunjukkan kepemimpinan yang tegas dan berani.
“Jadi ayo Mas Prabowo, di taringmu dan kukumu sebagai macan Asia. Jangan jadi macan ompong tanpa kuku lagi,” kuncinya.
(Muhsin/Fajar)
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
















































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5078834/original/053198600_1736145412-Snapinsta.app_472764086_594485743344386_219401360653937722_n_1080.jpg)

