Situasi Tegang Iran vs Amerika dan Israel, Jimly Harap Negara-Negara Islan Non Arab Lakukan Mediasi

10 hours ago 3
Ketua Dewan Penasihat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Jimly Asshiqqie

FAJAR.CO.ID,JAKARTA -- Ketua Dewan Penasihat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Jimly Asshiqqie memberi tanggapan soal situasi geopolitik antara Iran menghadapi Amerika Serikat dan Israel.

Menurutnya, peperangan dan situasi tegang yang dihadapi Amerika Serikat dan Israel versus Iran ini bisa saja berlangsung lama.

Apalagi muncul isu yang dibawa di masyarakat situasi peperangan ini dikaitkan dengan Suny vs Syiah.

Jimly mengatakan isu yang dibawa ini bisa saja jadi ancaman besar mengingat isu tersebut bisa saja yang jadi faktor terpecahnya negara-negara Arab.

“Perang AS-Israel vs Iran akan brlangsung lama dg peralat isu Suny vs Syiah mmecah belah dunia Arab,” tulis Jimly di media sosial X pribadinya dikutip Jumat (6/3).

Keterlibatan Negara Muslim Non Arab

Ia pun punya harapan besara agar negara-negara musim yang non Arab ikut terlibat untuk menyelesaikan konflik ini.

Beberapa negara yang disebutnya punya kekuatan untuk melakukan hal tersebut ada Indonesia, Pakistan dan Turki.

“Sngat baik jika negara2 besar Muslim nonArab dpt brsama2 aktif utk krukunan dunia Islam,” sebutnya.

“Maka tepat jika ide mediasi oleh RI dilakukn brsama2 Pakistan & Turki utk mediasi Iran-Arab,” jelasnya.

Alasan Dilakukan Mediasi

Lebih jauh, Jimly mengatakan mediasi ini sebaiknya dilakukan secara intenal dan ditujukan demi dunia Islam.

Tidak ada sangkut pautnya dengan Iran yang saat ini bersitegang dengan Israel yang menelan korban pemimpin tertinggi di Iran.

“Mediasi sebaiknya dilakukan utk internal dunia Islam, bukan antara Iran vs Israel yg baru saja membunuh ayatullah Khamenei,” paparnya.

Read Entire Article
Relationship |