Potensi AS-Israel Kerahkan Pasukan Darat ke Iran, Begini Analisis SBY

10 hours ago 2
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), turut bicara eskalasi konflik yang melibatkan Israel, Amerika Serikat, dan Iran.

Ia mengingatkan agar keputusan militer, khususnya pengerahan pasukan darat ke wilayah Iran, dipertimbangkan secara sangat matang.

SBY mengatakan, langkah tersebut berpotensi menimbulkan konsekuensi besar, mengingat pengalaman Amerika Serikat dalam sejumlah perang sebelumnya.

“Presiden Trump dan Perdana Menteri Netanyahu harus sangat berhati-hati,” ujar SBY dikutip fajar.co.id, Jumat (6/3/2026).

Lanjut dia, risiko konflik akan semakin besar apabila Amerika Serikat benar-benar memutuskan mengirim pasukan darat ke wilayah Iran.

“Kalau akhirnya mengambil keputusan menerjunkan, menggelar, menugaskan satuan-satuan darat untuk masuk ke wilayah Iran,” sebutnya.

Ingatkan Pengalaman Perang AS

SBY menyinggung pengalaman Amerika Serikat dalam sejumlah perang besar yang tidak berjalan mudah, seperti di Vietnam, Irak, dan Afganistan.

Ia menilai sejarah tersebut seharusnya menjadi pelajaran penting sebelum mengambil langkah militer yang lebih besar di kawasan Timur Tengah.

“Amerika tentunya punya pengalaman yang tidak manislah ketika melibatkan diri dalam perang Vietnam,” SBY menuturkan.

“Kemudian perang yang semua masih ingat, perang di Irak dan di Afganistan,” tambahnya.

Iran Dinilai Bukan Lawan Mudah

SBY menegaskan bahwa Iran bukanlah negara yang mudah untuk ditaklukkan secara militer.

Bahkan menurutnya, konflik di Afganistan dan Irak saja sudah terbukti sangat sulit bagi Amerika Serikat, apalagi jika harus menghadapi Iran.

Read Entire Article
Relationship |