PDI Perjuangan: Teror terhadap Andrie Yunus Ancaman bagi Demokrasi

10 hours ago 6
PDI Perjuangan

FAJAR.CO.ID - PDI Perjuangan mengecam keras aksi teror penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, pada Kamis malam, 12 Maret 2026.

Partai berlambang banteng ini menilai tindakan kekerasan tersebut sebagai ancaman serius bagi demokrasi Indonesia.

Serangan Teror dan Ancaman Demokrasi

Menurut PDI Perjuangan, serangan terhadap Andrie Yunus merupakan bagian dari rangkaian teror yang menargetkan pihak-pihak yang menyuarakan kritik di ruang publik. Mereka menegaskan bahwa tindakan kekerasan terhadap warga negara yang menyampaikan pendapat bukan hanya melawan hukum tetapi juga pengingkaran terhadap demokrasi, konstitusi, dan cita-cita kemerdekaan.

"Menyerang dan melakukan aksi teror terhadap suara-suara kritis warga negara bukan hanya melawan hukum tetapi juga merupakan pengingkaran terhadap demokrasi, konstitusi, dan cita-cita kemerdekaan," jelas Ronny Talapessy, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Hukum dan Advokasi, dalam keterangan resminya di Jakarta.

Desakan Tegas kepada Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum

PDI Perjuangan mendesak pemerintahan Presiden Prabowo Subianto serta aparat penegak hukum untuk segera menangkap pelaku penyerangan dan mengusut tuntas rangkaian teror yang terjadi. Mereka menilai tindakan tegas sangat penting untuk memastikan keamanan warga negara yang menyampaikan pendapat secara kritis.

"Kami meminta aparat penegak hukum memastikan tidak ada lagi tindakan kekerasan atau teror terhadap warga negara di masa mendatang," pungkas Ronny Talapessy.

Keterkaitan dengan Visi Asta Cita dan Pentingnya Demokrasi

Lebih lanjut, PDI Perjuangan menilai aksi teror tersebut bertentangan dengan visi pemerintahan Prabowo Subianto, khususnya agenda Asta Cita yang menempatkan penguatan Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia sebagai prioritas utama. Partai ini menekankan bahwa tradisi berpikir kritis dan kebebasan menyampaikan pendapat merupakan fondasi penting dalam membangun negara demokratis dan berkeadilan.

Read Entire Article
Relationship |