Pantau Ketat Geopolitik, Komisi VIII DPR Tegaskan Optimisme Persiapan Haji 2026 Tetap Jalan

4 hours ago 1
Wakil Ketua Komisi VIII DPR Abidin Fikri. (Istimewa)

FAJAR.CO.ID - Hingga saat ini, Kerajaan Arab Saudi belum memberikan penjelasan resmi mengenai dugaan penundaan pelaksanaan ibadah haji 2026. Meskipun demikian, Komisi VIII DPR RI tetap optimistis bahwa persiapan penyelenggaraan haji tahun depan akan berjalan sesuai rencana, dengan pengawasan ketat terhadap situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Komitmen Pengawasan dan Koordinasi Intensif

Abidin Fikri, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, menegaskan bahwa pihaknya terus mengawal persiapan haji secara menyeluruh, mencakup aspek regulasi, teknis, pembiayaan, serta kesiapan yang dilakukan oleh Kementerian Haji dan Umrah. Legislator dari daerah pemilihan Jawa Timur IX itu menegaskan pentingnya komunikasi intensif antara pemerintah Indonesia dan Arab Saudi untuk memastikan kejelasan informasi bagi para calon jamaah.

"Kami di Komisi VIII terus mengawal persiapan haji 2026 secara menyeluruh, termasuk aspek regulasi, teknis, pembiayaan, serta kesiapan yang dilakukan oleh Kementerian Haji dan Umrah," kata Abidin Fikri kepada wartawan, Rabu (11/3).

Antisipasi dan Pelayanan Optimal untuk Jamaah

Lebih lanjut, Abidin meminta pemerintah memperkuat koordinasi guna mengantisipasi berbagai kemungkinan yang mungkin terjadi, sambil memastikan pelayanan kepada jemaah tetap optimal tanpa mengurangi kuota maupun kualitas layanan. Komisi VIII DPR berkomitmen melakukan pengawasan ketat agar penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi dapat berjalan aman, nyaman, serta memberikan peningkatan kualitas layanan bagi seluruh calon jamaah haji Indonesia.

"Masyarakat diminta tetap tenang karena belum ada indikasi konflik yang akan mengganggu wilayah suci Makkah dan Madinah," jelasnya.

Read Entire Article
Relationship |