kondisi dinamika atmosfer menunjukkan adanya Bibit Siklon Tropis 98P yang terpantau berada di daratan Australia bagian utara serta Siklon Tropis Penha yang berada di Samudra Pasifik sebelah timur Filipina. (ANTARA/HO-BMKG)
FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Masyarakat pada sejumlah wilayah di Indonesia diperingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terkait dengan cuaca esktrem. Cuaca ekstrem itu diperkirakan terjadi pada rentang waktu 15 Februari hingga 21 Februari 2026.
Potensi terjadinya cuaca ekstrem berupa hujan lebat hingga angin kencang itu diperkirakan bakal terjadi seiring penguatan Monsun Asia.
Terhadap potensi ancaman cuaca ekstrem tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terhadap masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia. Warga diminta waspada terhadap potensi hujan lebat hingga angin kencang.
Peringatan itu cukup berdasar mengingat sejumlah wilayah di Indonesia sangat rentang dilanda banjir bandang hingga longsor saat terjadi hujan lebat hingga angin kencang.
Pelaksana Tugas Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu, mengatakan bahwa hasil analisis menunjukkan aliran angin baratan yang cukup dominan akibat penguatan Monsun Asia mempercepat pertumbuhan awan konvektif di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan.
Kondisi tersebut diperkuat aktivitas Madden-Julian Oscillation yang berada pada fase Samudra Hindia serta dukungan gelombang atmosfer Kelvin dan Rossby yang memicu terbentuknya perlambatan dan belokan angin atau konvergensi, terutama di pesisir selatan Jawa hingga Nusa Tenggara.
Menurut dia, kombinasi faktor dinamika atmosfer itu meningkatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah selama periode tersebut.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:












































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4949345/original/036688600_1726886704-upset-asian-couple-sit-couch-living-room.jpg)


