MI Muhammadiyah Langgar Keluar dari Program Makan Bergizi Gratis, Dampak Langsung pada SPPG Dapur Langgar

9 hours ago 3

FAJAR.CO.ID - MI Muhammadiyah Langgar resmi menyatakan keluar dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Langgar setelah tidak ada perbaikan signifikan dalam waktu tiga hari yang diberikan oleh pihak sekolah.

Keputusan ini diambil berdasarkan aspirasi, saran, dan usulan dari para wali murid penerima manfaat program tersebut.

Keputusan Keluar yang Diambil Sekolah

Melalui pernyataan resmi yang beredar, pihak MI Muhammadiyah Langgar menyampaikan permohonan maaf kepada Yayasan Putra Cendekia dan SPPG Langgar sekaligus mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan selama ini.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa keputusan keluar merupakan hasil musyawarah dengan wali murid yang merasakan langsung manfaat dari program MBG.

"Mohon maaf yang sebesar-besarnya… Berdasar aspirasi, saran dan usul dari Wali Murid penerima manfaat MBG dapur SPPG Langgar maka dengan ini kami MI Muhammadiyah Langgar menyatakan KELUAR dari SPPG Langgar," jelas pihak sekolah dalam surat resmi yang ditandatangani, dikutip Sabtu (21/3/2026).

Dampak dan Implikasi Keluar dari Program MBG

Keluar dari program MBG ini menimbulkan polemik baru terkait pelaksanaan program makan bergizi yang selama ini diharapkan dapat membantu pemenuhan gizi anak-anak sekolah.

Sementara itu, pihak sekolah telah memberikan waktu tiga hari untuk perbaikan, namun tidak ada perubahan yang memadai sehingga langkah tegas ini diambil.

Keputusan MI Muhammadiyah Langgar ini menjadi peringatan bagi pengelola program agar lebih responsif terhadap masukan dari penerima manfaat dan pihak sekolah agar program dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif yang diharapkan. (bs-sam/fajar)

Read Entire Article
Relationship |