Ketegangan Memuncak, Iran Klaim Tangkap Tentara AS Sementara Militer AS Bantah Keras

19 hours ago 9
Ilustrasi

FAJAR.CO.ID - Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran semakin memanas setelah pejabat keamanan tertinggi Iran, Ali Larijani, mengklaim bahwa sejumlah tentara Amerika Serikat telah ditangkap dalam sebuah insiden yang disebutnya disembunyikan oleh Washington.

"Dilaporkan kepada saya bahwa beberapa tentara Amerika telah ditawan," kata Ali Larijani melalui akun media sosial X, Senin (9/3).

"Namun pihak Amerika mengklaim bahwa mereka tewas dalam pertempuran," tambahnya.

"Terlepas dari usaha mereka yang sia-sia, kebenaran bukanlah sesuatu yang bisa mereka sembunyikan terlalu lama," jelas Larijani menegaskan.

Bantahan Tegas Militer Amerika Serikat

Sementara itu, militer Amerika Serikat memberikan respon cepat dan tegas menolak klaim tersebut. Dalam pernyataan resmi, mereka menyatakan tidak ada tentara AS yang ditangkap oleh Iran.

Seorang juru bicara Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan kepada Al Jazeera bahwa klaim Iran itu tidak benar dan hanya rumor yang tidak berdasar.

Konflik Berkepanjangan dengan Korban Jiwa yang Signifikan

Ketegangan antara AS dan Iran telah berlangsung selama sekitar 10 hari terakhir, bermula dari serangan besar-besaran yang dilancarkan oleh AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu.

Konflik ini telah menelan lebih dari 1.000 korban jiwa, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, lebih dari 150 siswi sekolah, serta sejumlah pejabat tinggi militer Iran.

Perang ini juga memicu ketidakstabilan kawasan yang meluas dan balasan dari Teheran terhadap berbagai lokasi yang terkait dengan Amerika Serikat di wilayah tersebut.

Situasi yang semakin panas ini menimbulkan kekhawatiran akan eskalasi lebih lanjut yang dapat berdampak luas terhadap keamanan regional dan global.

Read Entire Article
Relationship |