Kekalahan Telak Persebaya dari Borneo FC 1-5 Picu Sorotan Lini Depan, Rumor Ramadhan Sananta Kembali Menguat Jelang Bursa Transfer

1 day ago 10
Borneo vs Persebaya

FAJAR.CO.ID, SURABAYA -- Kekalahan telak harus diterima Persebaya Surabaya saat menghadapi Borneo FC Samarinda dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Sabtu malam (7/3/2026) itu berakhir dengan skor mencolok 1–5 untuk kemenangan tuan rumah.

Hasil tersebut tidak hanya berdampak pada posisi Persebaya dalam persaingan klasemen, tetapi juga memunculkan kembali perdebatan lama di kalangan suporter mengenai kebutuhan perombakan skuad. Kekalahan besar tersebut dianggap sebagai cerminan sejumlah persoalan yang selama ini masih membayangi performa tim berjuluk Green Force, terutama di sektor lini serang.

Sepanjang pertandingan, Persebaya sebenarnya tidak sepenuhnya tampil tanpa peluang. Beberapa kesempatan berhasil diciptakan melalui skema serangan yang cukup terbuka. Namun, efektivitas penyelesaian akhir kembali menjadi masalah utama. Dari sejumlah peluang yang tercipta, hanya satu yang berhasil dikonversi menjadi gol.

Sebaliknya, Borneo FC tampil jauh lebih efektif. Hampir setiap peluang berbahaya yang dibangun tim tuan rumah mampu berujung menjadi gol. Perbedaan tingkat efektivitas tersebut pada akhirnya menjadi faktor utama yang menentukan jalannya pertandingan.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, tidak menutupi kenyataan tersebut. Ia mengakui timnya harus melakukan evaluasi setelah hasil buruk yang diterima di Samarinda.

“Kami juga punya beberapa peluang, tetapi hanya mampu mencetak satu gol. Sekarang kami harus melihat kembali pertandingan ini dan menganalisis apa yang sebenarnya terjadi,” ujarnya.

Read Entire Article
Relationship |