Rakyat Iran yang turun ke jalan memperingati HUT ke-47 Revolusi Islam - tasnimnewsagency
FAJAR.CO.ID, TEHERAN -- Iran memperingati ulang tahun ke-47 Revolusi Islam dengan pawai besar-besaran jutaan rakyat Iran yang dihadiri oleh para pemimpin politik dan militer senior, menekankan persatuan nasional, ketahanan, dan posisi regional yang kuat.
Perayaan tersebut menyoroti keteguhan negara dalam menghadapi ancaman asing dan memperkuat komitmen Republik Islam terhadap prinsip dan kedaulatannya.
Para pejabat tinggi Iran yang berpartisipasi dalam pawai tersebut termasuk Presiden Masoud Pezeshkian, Ketua Parlemen Mohammad Bagher Qalibaf, Kepala Kehakiman Gholam-Hossein Mohseni-Eje'i, Sekretaris Dewan Pertahanan Ali Shamkhani, Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, Menteri Pertahanan Aziz Nasirzadeh, Menteri Intelijen Esmaeil Khatib, Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi, Komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Mayor Jenderal Mohammad Pakpour, dan Komandan Pasukan Quds IRGC Brigadir Jenderal Esmail Qaani.
Persatuan dan Kerja Sama Regional Sangat Penting
Pezeshkian menekankan perlunya kohesi internal, dengan menyatakan perlunya memperkuat hubungan dengan negara-negara tetangga untuk membangun ikatan persaudaraan.
“Kami menghargai dukungan dari negara-negara tetangga yang menghubungi kami setelah ancaman AS,” kata presiden Iran itu, menambahkan bahwa peningkatan hubungan dengan negara-negara tetangga Iran adalah arahan dari Pemimpin Iran dan Revolusi Islam, Sayyed Ali Khamenei.
“Rakyat di kawasan ini adalah pihak yang menyelesaikan masalahnya, bukan orang luar atau asing,” tegas Pezeshkian.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:















































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4949345/original/036688600_1726886704-upset-asian-couple-sit-couch-living-room.jpg)


