JK soal Serangan ke Iran: Logistik Putus, Ekonomi Bisa Kena Imbas

7 hours ago 3
Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI, Muhammad Jusuf Kalla (JK)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Eskalasi konflik di Timur Tengah pascaserangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran dinilai berpotensi mengguncang perekonomian global, termasuk Indonesia.

Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI, Muhammad Jusuf Kalla (JK), mengungkap sejumlah dampak yang bisa langsung dirasakan, mulai dari lonjakan harga minyak hingga terganggunya arus logistik internasional.

Berbicara kepada wartawan di kediamannya di kawasan Brawijaya, Jakarta Selatan, Minggu (1/3/2026), JK menyebut kenaikan harga minyak sebagai konsekuensi yang hampir tidak terhindarkan.

“Pertama, tentu harga minyak naik, pasti itu pertama. Logistik antara Timur Tengah dan kita seluruhnya terputus,” ujarJK kepada awak media.

Jemaah Umrah Tertahan

Gangguan logistik itu, menurut JK, tidak hanya berdampak pada perdagangan, tetapi juga mobilitas warga Indonesia di kawasan tersebut. Ia mencontohkan jemaah umrah yang kini kesulitan kembali ke Tanah Air.

“Sekarang ratusan ribu orang Indonesia, puluhan ribu orang Indonesia, yang naik umroh contohnya itu tidak bisa kembali pada dewasa ini,” ucapnya.

Selain itu, ekspor Indonesia ke Eropa juga berpotensi terganggu akibat meningkatnya ketidakpastian global.

“Juga ekspor kita tentu ke Eropa akan masalah, karena ini semua timbul ketakutan, semua orang bersiap, seperti itu,” JK menuturkan.

Ancaman Terhentinya Impor Minyak

JK menilai impor minyak dari kawasan Timur Tengah hampir pasti tersendat dalam situasi seperti sekarang.

Dampaknya mungkin belum terasa dalam hitungan hari, namun bisa muncul dalam waktu satu bulan.

Read Entire Article
Relationship |