Iran Tunjuk Ayatollah Alireza Arafi sebagai Pemimpin Sementara, Analis: Perang Masuk Babak Baru yang Lebih Keras

11 hours ago 4
Ayatollah Alireza Arafi

FAJAR.CO.ID, TEHERAN — Iran resmi menunjuk anggota Guardian Council, Ayatollah Alireza Arafi, sebagai pemimpin tertinggi sementara menggantikan almarhum Ali Khamenei.

Penunjukan ini dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan kawasan yang diprediksi akan memasuki fase paling keras dalam sejarah konflik Iran dan Israel.

Ayatollah Alireza Arafi akan menjabat hingga proses penetapan pemimpin tertinggi Iran secara definitif rampung sesuai mekanisme konstitusional Republik Islam. Sosoknya dinilai memiliki kapasitas keagamaan dan politik yang mumpuni untuk memimpin di masa transisi yang sensitif.

Analis geopolitik, Tengku Zulkifli Usman, menilai pergantian kepemimpinan ini terjadi pada momentum yang sangat krusial.

“Penunjukan Ayatollah Alireza Arafi menunjukkan Iran ingin memastikan stabilitas internal tetap terjaga di tengah ancaman eksternal yang semakin nyata. Hari-hari mendatang akan sangat keras dan melelahkan,” ujar Tengku Zulkifli Usman dikutip dari akun media sosialnya, Minggu (1/3/2026).

Menurutnya, situasi pascawafatnya Khamenei membuka babak baru dalam konstelasi konflik Timur Tengah. Ia memprediksi intensitas serangan dari Israel dan dukungan Amerika Serikat terhadap Tel Aviv akan meningkat signifikan.

“Israel dan Amerika Serikat akan berupaya menggempur Iran habis-habisan sampai pemerintahan Republik Islam runtuh. Namun di sisi lain, Iran juga akan bertahan total untuk memastikan sistem Republik Islam tetap survive,” katanya.

Tengku Zulkifli menyebut, bagi Israel, eksistensi Iran dalam bentuk pemerintahan Republik Islam dipandang sebagai ancaman jangka panjang. Karena itu, dinamika konflik ke depan bukan lagi sekadar serangan terbatas, melainkan berpotensi menjadi konfrontasi terbuka dengan skala lebih luas.

Read Entire Article
Relationship |