Fajar.co.id, Jakarta – Nama besar Jusuf Kalla tiba-tiba terseret dalam pusaran isu panas: dituding sebagai “bohir” yang membiayai polemik ijazah Presiden Joko Widodo. Tuduhan itu bukan main—bahkan disebut menyangkut dana hingga miliaran rupiah.
Namun responsnya tegas: lapor polisi.
Melalui tim kuasa hukumnya, Jusuf Kalla resmi melaporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri. Tuduhan yang beredar dinilai tak hanya liar, tetapi juga merusak reputasi.
Kuasa Hukum JK, Abdul Haji Talaohu menyebut narasi yang menyeret Jusuf Kalla sebagai pendana dalam polemik tersebut sama sekali tidak berdasar.
“Kami melaporkan karena ada tuduhan bahwa Pak JK membiayai pihak-pihak tertentu, bahkan disebut sampai miliaran rupiah. Ini tidak benar dan merugikan nama baik beliau,” tegasnya.
Menurut mereka, isu ini bukan sekadar rumor biasa—melainkan sudah masuk kategori yang bisa menyesatkan publik secara luas.
TWIST: Disebut-sebut Hasil Rekayasa AI?
Di tengah memanasnya konflik, muncul klaim yang lebih mengejutkan. Ketua Joman Nusantara Bersatu, Andi Azwan, menyebut pernyataan yang beredar diduga bukan asli.
“Kami menduga narasi yang beredar itu merupakan hasil AI, bukan pernyataan sebenarnya. Ini sangat berbahaya,” ungkap Andi.
Jika benar, ini bukan lagi sekadar polemik politik—tetapi alarm serius soal manipulasi informasi di era digital.
“Bayangkan kalau ini dibiarkan, siapa saja bisa dibuat seolah-olah bicara sesuatu yang tidak pernah diucapkan,” tambahnya.
Rismon Melawan: “Saya Tidak Pernah Sebut JK Bohir!”
Di sisi lain, Rismon Sianipar tidak tinggal diam. Ia membantah keras tuduhan bahwa dirinya menyeret nama Jusuf Kalla.
“Saya tidak pernah menyebut Pak Jusuf Kalla sebagai bohir. Pernyataan itu tidak benar,” tegas Rismon.
Ia bahkan menyebut informasi yang beredar sudah dipelintir.
“Yang beredar itu sudah dipelintir. Saya tidak pernah mengatakan seperti itu,” katanya.
Pernyataan ini memunculkan pertanyaan baru: siapa yang sebenarnya memelintir narasi?
Kasus ini makin panas karena menyangkut isu lama yang kembali mencuat: ijazah Presiden Joko Widodo.
Masuknya nama Jusuf Kalla ke dalam pusaran isu membuat situasi berubah dari sekadar polemik menjadi konflik terbuka antar narasi.
Kini, bola panas ada di tangan kepolisian. Laporan resmi telah masuk, bantahan sudah dilontarkan, dan tudingan AI ikut memperkeruh suasana.

































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454056/original/015229200_1766547906-Depositphotos_782894422_XL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4949345/original/036688600_1726886704-upset-asian-couple-sit-couch-living-room.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5078834/original/053198600_1736145412-Snapinsta.app_472764086_594485743344386_219401360653937722_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3392961/original/042124400_1614844906-violence-against-women-4209778_1280.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347725/original/027946100_1757731962-Depositphotos_743561216_XL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419414/original/027891200_1763695044-Depositphotos_723518782_XL.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3931347/original/002441600_1644575021-shutterstock_1453432712.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5138537/original/074190100_1740031892-businesswoman-cafe_1157-16577.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441338/original/025527600_1765504149-Every_Day_is_A_Sunny_Day_When_I_Am_with_You.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4606473/original/072088200_1696996150-gentle-stylish-couple-are-having-walk-autumn-park_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5444779/original/096627700_1765788691-Depositphotos_305463478_XL.jpg)