Ferdinand Hutahaean: Kalau Kata Orang Medan, Sok Paten Kali Kau Saiful Mujani

5 hours ago 6
Politikus PDIP, Ferdinand Hutahaean

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Politikus PDIP, Ferdinand Hutahaean, menanggapi narasi pemakzulan pemerintahan Prabowo-Gibran yang disampaikan Prof Saiful Mujani.

Ia menyebut seruan tersebut tidak realistis dan justru berpotensi memicu kegaduhan di tengah situasi global yang penuh tekanan.

"Sepenggal pidato Saiful Mujani yang kalau kata orang Medan, alah sok paten kali kau Mujani," ujar Ferdinand dikutip fajar.co.id, Selasa (7/4/2026).

Dikatakan Ferdinand, fenomena seruan pemakzulan bukan hal baru. Baginya, sejak era pemerintahan sebelumnya, banyak pihak yang merasa menjadi pahlawan dengan menyerukan pergantian kekuasaan.

"Begitulah kira-kira, memang di zaman sekarang ini, mulai apalagi sejak zaman SBY (Susilo Bambang Yudhoyono)," Ferdinand menuturkan.

"Banyak sekali orang-orang ini merasa menjadi pahlawan ketika dia bisa mampu teriak, makzulkan, berhentikan, pecat," tambahnya.

Ia juga menyindir sejumlah aktivis yang dianggap hanya menyuarakan tuntutan tanpa basis kekuatan nyata.

"Dan lucunya, aktivis-aktivis seperti ini banyak yang merasa sudah menjadi pahlawan, padahal hanya teriak-teriak di grup WhatsApp, ke grup WhatsApp," tukasnya.

Kata Ferdinand, Saiful berpidato tentang konsolidasi kekuatan untuk menjatuhkan Prabowo bukan melalui jalur impeachment atau secara konstitusional.

"Tetapi Saiful Mujani menginginkan sebuah gerakan masyarakat menjatuhkan Prabowo," sesalnya.

Basis Dukungan Saiful Mujani

Ferdinand kemudian mempertanyakan sejauh mana pengaruh Saiful Mujani dalam mendorong gerakan tersebut. Ia meragukan adanya basis massa yang cukup kuat.

Read Entire Article
Relationship |