Pemkot Makassar Siapkan Lahan 8 Hektare di Sekitar TPA Antang, Pembangunan PLTSa di Tamalanrea Batal?

9 hours ago 2
Ilustrasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang, Makassar (Foto: Arya/Fajar)

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menyiapkan pembebasan lahan di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang, Tamangapa. Luasnya sekitar 8 hektare.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin pada Selasa, (7/4/2026) telah meninjau lahan yang akan dibebaskan. Lahan tersebut rencananya diperuntukkan pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

Pria yang karib Appi itu mengungkapkan, kebutuhan lahan untuk proyek ini sekitar 7 hektare. Namun pemerintah kota menyiapkan 8 hektare.

“Permintaaannya ada di 7 hektar, tapi kita akan siapkan sekitar 8 hektar lahan supaya layout dari pabriknya bisa lebih lugas untuk diubah bentuk dan sebagainya,” kata Appi kepada jurnalis saat peninjauan.

Selain kesiapan lahan, Appi juga meninjau potensi jalur-jalur di kawasan TPA.

Langkah tersebut, kata dia, dilakukan agar mobilitas kendaraan, alat berat, aktivitas operasional dapat berjalan lebih optimal tanpa hambatan.

“Supaya teman-teman bisa flexibel bekerja, kita akan membuka akses-akses baru supaya memungkinkan proses bergeraknya alat-alat berat ini lebih optimal,” jelasnya.

Rencana Pembangunan PLTSa di Tamalanrea

Pemkot Makassar hingga saat ini diketahui masih punya kerja sama dengan PT Sarana Utama Synergy atau PT SUS. Penandatangan kerja sama dilakukan di Kantor Kementerian Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Jakarta, Selasa (24/09/2024),

Berdasarkan dokumen studi kelayakan, rencananya akan dibangun di Mula Baru, Kelurahan Bira, Kecamatan Tamalanrea. Meski begitu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Helmy Budiman menyebut pihaknya akan mengakhiri kerja sama.

Read Entire Article
Relationship |