Debat Batal, Pigai dan Prof Uceng Malah Saling ‘Case Close’ di Medsos

9 hours ago 2
Natalius Pigai dan Zainal Arifin Mochtar (Uceng)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Polemik rencana debat antara Menteri HAM, Natalius Pigai, dan Guru Besar UGM, Zainal Arifin Mochtar, yang sempat ramai dibicarakan publik, akhirnya dinyatakan selesai.

Alih-alih bertemu dalam satu forum adu gagasan, keduanya justru saling melontarkan pernyataan terbuka yang bernada tegas di ruang publik.

Pigai: Saya Ingin Debat Ilmiah

Natalius Pigai menegaskan sejak awal dirinya tidak pernah menutup diri untuk berdiskusi. Namun ia memberi garis tegas, debat yang ia maksud harus berada dalam ranah akademik.

“Sebagaimana saya tulis di cuitan sebelumnya bahwa Saya ingin debat ilmiah,” ujar Pigai dikutip fajar.co.id, Minggu (1/3/2026).

Menurutnya, polemik yang berkembang belakangan ini justru melebar dan keluar dari substansi yang ia kehendaki.

Bukan Bahas Tupoksi

Pigai menekankan bahwa diskusi yang ia inginkan adalah soal konsepsi dan pendekatan holistik tentang hak asasi manusia (HAM), bukan evaluasi teknis pelaksanaan tugas kementerian.

“Karena Profesor itu bicara ilmu dan pengetahuan holistik tentang HAM bukan pembahasan pelaksanaan Tupoksi. Kalau penilaian Tupoksi itu urusan DPR dan Pimpinan,” tegasnya.

Ia juga menyebut, catatan HAM selama ini telah disampaikan secara terbuka kepada DPR maupun publik melalui berbagai media.

“Lagipula Catatan HAM di Indonesia selalu saya sampaikan kepada DPR dan Publikasi luas melalui media hampir tiap saat, bukan kepada individu,” terangnya.

Klaim Sudah Sepakat

Terkait jadwal debat, Pigai mengklaim dirinya telah menyatakan kesediaan.

Read Entire Article
Relationship |