BGN Dibilang Bodoh oleh Pakar Pendidikan, Gara-gara MBG Saat Libur Lebaran

10 hours ago 1
MBG

FAJAR.CO.ID - Kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN) yang tetap menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama libur Lebaran menuai kritik tajam dari pakar pendidikan Darmaningtyas. Ia menilai langkah tersebut tidak masuk akal karena pada momen Lebaran masyarakat sudah memiliki banyak makanan bergizi di rumah.

Kebijakan MBG Saat Libur yang Dipertanyakan

Darmaningtyas menegaskan bahwa pemberian makanan bergizi gratis di saat libur Lebaran justru berpotensi menjadi pemborosan anggaran negara. Ia menyoroti penggunaan dana publik yang berasal dari rakyat harus dilakukan dengan pertimbangan yang matang dan tepat sasaran.

"BGN ini kok bodoh dan kepeuh amat ya, masa libur Lebaran itu kan banyak makanan bergizi, ngapain menghabiskan anggaran untuk makanan yang tidak bergizi?" katanya dengan nada kritis.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa dana MBG adalah uang rakyat yang harus digunakan secara efisien dan tidak boleh dihamburkan begitu saja.

Skema Distribusi MBG dan Kontroversinya

Sementara itu, Badan Gizi Nasional menjelaskan bahwa program MBG tetap berjalan selama libur Lebaran dengan menggunakan skema distribusi paket makanan secara bundling yang dapat dibagikan sekaligus untuk maksimal tiga hari. Tujuannya agar program tetap berjalan meskipun kegiatan belajar mengajar sedang libur.

Namun, kebijakan ini memicu perdebatan karena dianggap tidak mempertimbangkan kondisi masyarakat yang pada masa Lebaran umumnya sudah menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak di rumah.

Efektivitas Program dan Prioritas Pemerintah

Darmaningtyas menilai bahwa penggunaan anggaran negara untuk MBG pada periode libur berpotensi tidak efektif dan kurang tepat sasaran. Ia menegaskan bahwa program yang menggunakan dana publik harus dirancang secara rasional untuk memastikan manfaatnya maksimal.

Read Entire Article
Relationship |