Atlet Dihantui Pelecehan Seksual dan Kekerasan, Erick Thohir: Bawa ke Polisi

21 hours ago 6
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir (foto: Kemenpora)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Kasus dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik yang terjadi di dalam cabang olahraga Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) menjadi perhatian serius publik, mengingat atlet merupakan aset bangsa yang harus dilindungi baik secara fisik maupun mental.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik terhadap atlet di lingkungan pelatnas panjat tebing.

"Apabila memang ditemukan pelecehan atau bahkan tindak pidana kekerasan seksual serta kekerasan fisik kepada atlet FPTI, maka Kemenpora menghimbau agar sanksi paling berat, termasuk sanksi larangan seumur hidup terlibat di olahraga, untuk dapat dijatuhkan kepada pelaku," tegas Menpora saat menghadiri ajang Asian Cadet dan Junior Fancing Championship 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Jumat (27/2/2026).

Ia mendorong sikap tegas dan tidak memberi toleransi terhadap adanya kasus pelecehan seksual dan tindak kekerasan terhadap atlet.

Erick memastikan tidak akan mentolerir segala bentuk kekerasan atau pelecehan yang terjadi di lingkungan olahraga nasional, karena keselamatan dan perlindungan atlet menjadi prioritas utama.

Sehingga Menpora menggagas saluran pengaduan untuk atlet yang pernah atau sedang menjadi korban kekerasan seksual. Korban dapat mengirimkan laporan ke [email protected].

Setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional dan transparan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menciptakan lingkungan olahraga yang aman, sehat, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Read Entire Article
Relationship |