Pemerintah Diminta Ambil Tindakan Tegas Kepada Israel Imbas Terbunuhnya Prajurit TNI, Hilmi: Segera Keluar dari BoP

6 hours ago 3
3 Prajurit TNI tewas dalam tugas perdamaian di Lebanon

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Ustaz Hilmi Firdausi meminta pemerintah ambill tindakan tegas kepada Israel. Imbas terbunuhnya prajurit TNI di Lebanon.

“Innalillahi wa Innailaihi rooji'uun. Setelah Praka Farizal Rhomadhon gugur, sekarang Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Ikhwan juga dipastikan gugur saat bertugas akibat serangan Israel la'natullah,” kata Hilmi dikutip dari unggahannya di X, Selasa (31/3/2026).

Dia menyoroti Panglima TNI yang tidak mengeluarkan pernyataan. Setelah tewasnya prajurit tersebut.

“Bagaimana ini?! Putra-putra terbaik bangsa tewas diserang zionis, tapi belum ada statement apapun dari Panglima tertinggi TNI,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah mesti mengambil tindakan tegaskepada Israel. Salah satunya keluar dari BoP.

“Ayo pak, kehormatan bangsa ini dipertaruhkan. Pemerintah harus ambil tindakan tegas kepada Israel seperti segera keluar dari BoP,” pungkasnya.

Prajurit Tewas

Pada hari Minggu, UNIFIL mengatakan seorang penjaga perdamaian tewas dan seorang lainnya terluka setelah sebuah proyektil menghantam posisi UNIFIL di dekat kota Adshit al-Qusayr di Lebanon selatan.

Kantor berita negara Lebanon, NNA, mengatakan penembakan artileri Israel menargetkan markas unit UNIFIL Indonesia di kota yang sama, tanpa memberikan detail lebih lanjut

Belakangan, pada hari Senin bahwa dua pasukan penjaga perdamaian kembali tewas dan dua lainnya terluka, termasuk satu dalam kondisi kritis, dalam ledakan yang menargetkan kendaraan mereka di Lebanon selatan.

Dalam sebuah pernyataan, UNIFIL mengatakan kedua tentara tersebut tewas dalam ledakan yang tidak diketahui asalnya yang menghancurkan kendaraan mereka di dekat kota Bani Hayyan di distrik Marjeyoun.

Read Entire Article
Relationship |