Peringati 40 Hari Pembunuhan Ali Khamenei, Jutaan Warga Iran Banjiri Jalanan Teheran

9 hours ago 8
Warga Iran peringati 40 Hari kemartiran Ali Khamenei

FAJAR.CO.ID, TEHERAN -- Jutaan warga Iran membanjiri jalanan di seluruh negeri pada hari Kamis, menandai hari ke-40 sejak kemartiran Pemimpin Revolusi Islam, Ayatollah Seyed Ali Khamenei, para komandan elit, dan anak-anak Minab—korban serangan teroris brutal AS-Israel pada 28 Februari.

Prosesi di Teheran, yang dimulai dari Lapangan Jomhouri dan berpuncak di lokasi pembunuhan Pemimpin, menjadi deklarasi kesetiaan yang menggelegar terhadap jalan revolusionernya dan kecaman terhadap kekejaman musuh.

Prosesi khidmat di Teheran, yang dimulai dari Lapangan Jomhouri dan berlanjut ke lokasi pembunuhan Ayatollah Khamenei, menampilkan para pelayat yang meneriakkan slogan-slogan, membacakan elegi, dan menegaskan kembali kesetiaan mereka kepada cita-cita revolusionernya.

Agresi tanpa provokasi oleh Amerika Serikat dan rezim Israel tidak hanya menargetkan kepemimpinan Iran tetapi juga infrastruktur sipilnya, termasuk serangan dahsyat terhadap sebuah sekolah dasar di Minab yang menewaskan lebih dari 170 warga sipil—sebagian besar anak-anak.

Sebagai tanggapan, angkatan bersenjata Iran melancarkan 100 gelombang serangan rudal dan drone balasan terhadap wilayah yang diduduki Israel dan aset regional AS, memaksa musuh untuk mundur dengan memalukan.

Gencatan senjata yang dimediasi Pakistan, yang disepakati setelah AS menerima proposal 10 poin Iran, diumumkan oleh Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC) pada hari Rabu, menandai penghentian sementara permusuhan.

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kemartiran Ayatollah Khamenei, telah memperkuat Revolusi Islam sama mendalamnya dengan kepemimpinannya seumur hidup, dengan menyebutkan persatuan bangsa, perlawanan, dan 100 pukulan fatal yang diberikan kepada pasukan musuh sebagai berkah ilahi dari pengorbanannya.

Read Entire Article
Relationship |