Gus Hilmi Semprot Abu Janda Buntut Potongan Video Viral JK: Minim Ilmu tapi Ngomong Seenaknya

9 hours ago 5
Ustaz Hilmi Firdausi atau Gus Hilmi.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Perdebatan publik terkait potongan ceramah Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, terus bergulir di media sosial.

Sejumlah tokoh ikut angkat bicara, termasuk pegiat medsos Permadi Arya dan cendekiawan NU Gus Hilmi Firdausi.

Polemik ini berkembang setelah muncul beragam tafsir atas pernyataan yang dinilai menyentuh isu sensitif antaragama.

Permadi Arya atau Abu Janda menilai penting memahami pilihan kata dalam ceramah tersebut sebelum menarik kesimpulan.

“Kita pahami dulu diksi atau pilihan katanya ya, Pak Jusuf Kalla mengatakan Islam dan Kristen berpendapat. Islam dan Kristen berpendapat,” ujar Abu Janda dikutip fajar.co.id, Selasa (14/4/2026).

Ia menegaskan bahwa pernyataan itu merujuk pada ajaran agama, bukan kepada pemeluknya.

“Pak Jusuf Kalla tidak mengatakan orang Islam dan orang Kristen. Jadi kita bisa asumsikan yang dimaksud Pak Jusuf Kalla adalah ajaran agamanya,” lanjutnya.

Bandingkan Ayat Al-Quran dan Injil

Abu Janda kemudian membandingkan isi kitab suci Islam dan Kristen terkait perlakuan terhadap musuh.

Ia mengutip sejumlah ayat dalam Al-Qur’an yang menurutnya berkaitan dengan perintah menghadapi musuh.

“Jadi Pak Jusuf Kalla benar, dalam kitab suci Al-Quran memang ada perintah untuk menewaskan musuh,” katanya.

Di sisi lain, ia juga menyebut ajaran dalam Injil yang menekankan kasih terhadap musuh.

“Ternyata di Alkitab Injil tidak ada perintah untuk menewaskan musuh, yang ada malah perintah untuk mengasihi musuh. Jadi pernyataan Pak Yusuf Kala soal Kristen ini salah,” tukasnya.

Gus Hilmi Kritik Cara Penafsiran

Menanggapi hal tersebut, Gus Hilmi Firdausi memberikan respons kritis terhadap cara pengambilan dalil yang disampaikan Abu Janda.

Read Entire Article
Relationship |