Pemerintah Batalkan Sekolah Daring April 2026, Prioritaskan Pembelajaran Tatap Muka untuk Jaga Kualitas Pendidikan

3 hours ago 2

FAJAR.CO.ID - Pemerintah resmi membatalkan rencana penerapan sekolah daring yang sempat diagendakan mulai April 2026. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan dampak besar terhadap kualitas pendidikan dan efektivitas belajar siswa.

Keputusan Tegas Pemerintah Soal Sistem Pembelajaran

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menegaskan bahwa pembelajaran daring saat ini tidak menjadi sebuah urgensi. Ia menjelaskan bahwa pemerintah memilih untuk mempertahankan sistem pembelajaran tatap muka sebagai prioritas utama.

"Pembelajaran daring bagi siswa tidak menjadi sebuah urgensi saat ini," katanya dalam keterangan resmi.

Lebih lanjut, Pratikno menegaskan bahwa menjaga kualitas pendidikan siswa adalah fokus utama pemerintah, bukan sekadar efisiensi yang mungkin diperoleh dari pembelajaran jarak jauh.

Alasan Pembatalan dan Dampak yang Dikhawatirkan

Sebelumnya, wacana sekolah daring sempat dikaitkan dengan strategi penghematan energi nasional di tengah tekanan global. Namun, setelah kajian mendalam, pemerintah menilai kondisi saat ini belum darurat dan dampak negatif terhadap pendidikan terlalu besar jika kebijakan tersebut diterapkan.

"Ini prioritas. Ini utama," beber Pratikno menegaskan mengenai sektor pendidikan yang tidak boleh dikorbankan demi efisiensi jangka pendek.

Pengalaman selama pandemi juga menjadi pelajaran penting, di mana sistem daring dinilai berisiko menurunkan efektivitas belajar dan memicu learning loss pada siswa.

Dengan demikian, pemerintah memastikan bahwa sistem belajar tatap muka tetap menjadi metode utama yang dijalankan mulai April 2026, sekaligus mematahkan spekulasi publik soal kemungkinan kembali ke pembelajaran jarak jauh.

Read Entire Article
Relationship |